Minggu, 11 Agustus 2013

Masih Merindukan Mio :*

Hari ini, hari kedua Mio tidak menemaniku lagi. Ku kumpulkan sedikit demi sedikit semangat untuk bisa seperti biasa lagi. Kenangan dengan kucing kesayangan itu terlalu banyak walau hanya 10 aku dan keluarga merawatnya. Benar adanya, rasa kehilangan keceriaannya, kelucuannya n keusilannya terus terbayang.

Saat tidur malam, selalu saja Mio bangunkan aku dan adikku Nisa antara jam 2 sampai setengah 4 subuh. Bangunkan dengan suara-suara berisiknya didekat telinga. aku mengartikan, ini SINYAL ALLAH SWT! akhir-akhir ini alarm tak lagi mempan, maka Allah memberikan Mio untuk bisa membangunkan kami untuk tahajud. ya! untuk memohon padaNya.

“Aku bertanya, ‘Jelaskan kepada tentang qiyamul lail Rasulullah saw’. Aisyah berkata, “Bukankah engkau membaca, ya ayyuhal muzzammil (al Muzzammil:1)?” Aku menjawab, ‘Ya’. Aisyah bekata, “Allah mewajibkan qiyamul lail di awal surat tersebut, lalu Nabi saw dan para sahabat menjalankannya selama setahun penuh. Allah menahan penutup surat tersebut selama dua belas bulan di langit, lalu menurunkan keringanan di akhir surat. Setelah itu, qiyamul lail menjadi sunnah yang sebelumnya wajib.’” (HR. Muslim, Abu Dawud, dan an-Nasaa’i). 

Saat aku cuci piring, dengan jail Mio mainin rambut hehehe ^^. saat nyapu, pasti jail naik keatas sapu. saat ibu masak, dengan setia nungguin dari subuh sampai selesai. saat bapak mandi, selalu setia nunggu didepan pintu kamar mandi, saat kita makan n ngobrol Mio selalu ikut nimbrung. sukanya nonton TV bareng bapak dengan kaki menjuntai ke bawah. Saat adzan, berlari kencang k masjid ngikutin bapak-bapak yang ke masjid. menunggu direrumputan, sampai solatnya selesai. Saat adikku apin belajar atau menghafal al-qur'an dengan setia duduk manis diatas meja belajar sampai terkantuk-kantuk. dan banyak lagi ceritanya!

memang kematian pasti adanya "Tiap-tiap yang bernyawa pasti akan merasakan mati" (QS. 3 : 185). Mio pun bernyawa. Allah yang berhak atas setiap makhluknya!

Kini dan seterusnya aku sangat ingin belajar ikhlas, belajar memupuk semangat dan berusaha menjemput cita-cita dan kesuksesanku, yaitu MATI DALAM KEADAAN KHUSNUL KHATIMAH. aamiin allahumma aamiin.


Semangat ini, apa-apa yang ada pada diriku ini, untukMu Rabb-ku!


Sabtu, 10 Agustus 2013

Mio Mba Sayang Mio karna Allah SWT

Ya Rabb,,hari ini Engkau lebih mencintai dan menyayangi kucingku Mio. Engkau lebih merindukannya dan mengambilnya kembali Rabb.

Rabb,walau perih n sedih rasa ini. Aku ingin Engkau mengajarkan ku IKHLAS Rabb :")

Seseorang bilang padaku, bahwa prinsip ikhlas seperti tukang parkir. setiap hari banyak mobil yang dititipkan dan mengambil kapanpun. Tukang parkir tidak akan marah atau sedih. artinya, semua yang ada di dunia ini milikMu Rabb, kita hanya boleh ikhlas dengan ketentuanMu :)

Rabb,Engkau lebih mengetahui apa-apa yang aku rasakan kini. Merawat Mio dengan penuh kasih sayang, karna Rasul pun menyayangi kucing peliharaannya.
Kabsyah berkata, “Perhatikanlah.” Abu Qatadah berkata, “Apakah kamu heran?” Ia menjawab, “Ya.” Lalu, Abu Qatadah berkata bahwa Nabi SAW prnh bersabda, “Kucing itu tidak najis. Ia binatang yang suka berkeliling di rumah (binatang rumahan),” (H.R At-Tirmidzi, An-Nasa’i, Abu Dawud, dan Ibnu Majah).
Diriwayatkan dan Ali bin Al-Hasan, dan Anas yang menceritakan bahwa Nabi Saw pergi ke Bathhan suatu daerah di Madinah. Lalu, beliau berkata, “Ya Anas, tuangkan air wudhu untukku ke dalam bejana.” Lalu, Anas menuangkan air. Ketika sudah selesai, Nabi menuju bejana. Namun, seekor kucing datang dan menjilati bejana. Melihat itu, Nabi berhenti sampai kucing tersebut berhenti minum lalu berwudhu.
Nabi ditanya mengenai kejadian tersebut, beliau menjawab, “Ya Anas, kucing termasuk perhiasan rumah tangga, ia tidak dikotori sesuatu, bahkan tidak ada najis.”
Diriwayatkan dari Dawud bin Shalih At-Tammar dan ibunya yang menerangkan bahwa budaknya memberikan Aisyah semangkuk bubur. Namun, ketika ia sampai di rumah Aisyah, tenyata Aisyah sedang shalat. Lalu, ia memberikan isyarat untuk menaruhnya. Sayangnya, setelah Aisyah menyelesaikan shalat, ia lupa ada bubur.
Datanglah seekor kucing, lalu memakan sedikit bubur tersebut. Ketika ia melihat bubur tersebut dimakan kucing, Aisyah lalu membersihkan bagian yang disentuh kucing, dan Aisyah memakannya.
Rasulullah SAW bersabda, “Ia tidak najis. Ia binatang yang berkeliling.” Aisyah pernah melihat Rasulullah Saw berwudhu dari sisa jilatan kucing.” (H.R Al Baihaqi, Abd Al-Razzaq, dan Al-Daruquthni).
Hadits ini diriwayatkan Malik, Ahmad, dan imam hadits yang lain. Oleh karena itu, kucing adalah binatang, yang badan, keringat, bekas dari sisa makanannya adalah suci, Liurnya bersih dan membersihkan, serta hidupnya lebih bersih daripada manusia. Mungkin ini pula-lah yang menyebabkan mengapa Rasulullah SAW sangat sayang kepada Muezza, kucing peliharaannya.
Mio waktu masih kecil 
Mio punya mantel tebel, bulunya kaya seleting



Mio yang Suka Dihukum :*


Nongkrong diatas karung beras 


Aku dan Mio *lope lope



Sehari Sebelum Kejadian (9 Agustus 2013)


Saat Allah lebih Mencintai dan Menyayangi mio





Mio, Mbak menyayangi Mio karna Allah swt :* 





Jumat, 09 Agustus 2013

Bismillah Belajar Belajar n Belajar

Bismillah,,, Semoga bisa anfaat :) *belajar buat blog